Anangnurdiyanto’s Weblog

Januari 9, 2009

KALAU REJEKI TAKKAN KEMANA

Diarsipkan di bawah: INFO — by anangnurdiyanto @ 4:23 pm
Tags: , , ,

Wahai para guru-guru honorer jaganlah berkecil hati dan putus asa untuk mengabdikan diri menjadi fasilitator untuk menghantarkan anak didik kita, generasi kita, anak bangsa dan penerus perjuangan kita. Walaupun hanya di honor oleh komite yang sangat-sangat menyakitkan. Betapa tidak satu bulan hanya digaji kurang lebih Rp. 200.000,00 an yang dengan bekerja dengan jam yang padat bahkan lebih dari itu, namum namanya guru honor betapapun fulltime nya untuk mendapatkan gaji yang UMR saja sangat sulit dan masih jauh dari standart.

Nasib si guru honor ketika mendapat tunjangan pun terkadang yang telah PNS juga masih ngiler bahkan ada di daerah tertentu ketika guru honor mendapat tunjangan fungsional e e e yang telah PNS pun ikut memperjuangkan untuk mendapatkan bagian, padahal itu jelas-jelas hak bagi guru honor. Tapi sebaliknya ketika Guru PNS mendapat tunjangan ternyata kami yang notabene hanya Guru Honor hanya bisa gigit jari menyaksikan saja.

Tadinya saya hampir putus asa karena saya berulangkali ikut tes CPNS dan samapai saat ini belum juga mendapatkan rejeki tersebut alias belum kejaring (jaringnya terlalu besar sehingga saya lewat terus), bahkan saya juga pernah untuk hijrah ke provinsi tetangga tapi belum juga mendapatkan hasil dasar nasib si guru honor, CPNS kecol sertifikasi di isukan di dis juga, apa saya yang bodoh apa memang bukan rejeki saya hanya allah yang tahu.

Allah memang maha adil yang tadinya hampir putus asa tetapi masih ada pendamping saya yang terus memberi motifasi untuk terus berjuang dan alhamdulillah Allah mendengar do’a kami, hari ini kami sangat beryukur mendapatkan tunjangan yang sudah saya nanti-nantikan nyakni tunjangan profesi bagi guru honor. Saya merupakan salah satu bukti guru honor yang mendapatkan tunjuangan profesi guru honor. Saya tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur kepada Allah Ta’ala atas segala nikmat dan karunia yang telah Dia anugerahkan kepada saya, sebagai guru honor yang telah mengabdi di SMP N 5 OKU, Sumsel.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada istri tercinta, rekan-rekan guru SMP N 5 OKU, Bpk. Kepala Sekolah, Bpk Pengawas serta tak terlupakan jasa-jasa dari Pak Bimo Santoso yang telah memperjuangkan saya serta kepada pemerintah yang telah memberikan tunjangan profesi guru kepada saya, yang besarnya satu kali gaji pokok guru PNS golongan IIIA.

Bagi rekan-rekan seperjuangan (alias Guru Honor) janganlah berkecil hati, bekerjalah dengan tulus dan ihklas, yakinkan diri kita bahwa Allah pasti akan memberi rejeki kepada kita, entah bagaimana, apa dan kapan itu terjadi. Sudah hukum alam jika kita melaksanakan kewajiban pasti hak kita juga akan bisa kita dapatkan. Perlu juga kita inggat firman Allah SWT

Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. 11:6)

“Sesungguhnya seseorang tidak akan meninggal dunia sampai ia sudah meraih seluruh bagian rizkinya, maka bertaqwalah kepada Allah dan lakukan cara yang baik dalam mencari rizki.” (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh al-Albani)

Sekali lagi “thank you for all”……

& Komentar »

  1. guru honorer tapi tak masuk data based?
    berarti tak terjaring PP 48/2005?
    kalau di daerah saya namanya guru swasta
    lalu, kalau sudah guru swasta kenapa pengin menjadi guru non swasta?
    salam kenal Pak Anang !
    guru apapun kita ini, yang dinilai adalah keprofesionalannya, martabatnya, dan bagaimana kesejahteraannya. Terimakasih

    Komentar oleh masedlolur — Januari 10, 2009 @ 12:45 am |Balas

  2. Wah selamat ya,blh gak minta traktir?

    Komentar oleh Mancung64 — Maret 26, 2009 @ 4:21 am |Balas


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Didukung oleh WordPress.com