<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anangnurdiyanto's Weblog &#187; campuran</title>
	<atom:link href="http://anangnurdiyanto.wordpress.com/category/campuran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anangnurdiyanto.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 19:59:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='anangnurdiyanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4190a63ac53f2fd1aaf28722465125b2?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anangnurdiyanto's Weblog &#187; campuran</title>
		<link>http://anangnurdiyanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anangnurdiyanto.wordpress.com/osd.xml" title="Anangnurdiyanto&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>TES CPNS OKU 2008</title>
		<link>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/12/13/tes-cpns-oku-2008/</link>
		<comments>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/12/13/tes-cpns-oku-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 05:33:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anangnurdiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[campuran]]></category>
		<category><![CDATA[cpns]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksaan tes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anangnurdiyanto.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Pelaksanaan tes CPNSD kab OKU yang dilaksanakan  tanggal 13 desember 2008  secara serentak di seluruh provinsi sumsel.  soalnya sedikit, tapi susahnya minta ampun.  Soal   yang di ujikanterdiri dari Pengetahuan umum, tes skolastik dan kematangan. hanya 100 soal, kelihatan mudah tapi cukup membuat otak menjadi panas juga yang saya pelajari semalam gak ada yang keluar, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anangnurdiyanto.wordpress.com&blog=4218018&post=48&subd=anangnurdiyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pelaksanaan tes CPNSD kab OKU yang dilaksanakan  tanggal 13 desember 2008  secara serentak di seluruh provinsi sumsel.  soalnya sedikit, tapi susahnya minta ampun.  Soal   yang di ujikanterdiri dari Pengetahuan umum, tes skolastik dan kematangan. hanya 100 soal, kelihatan mudah tapi cukup membuat otak menjadi panas juga yang saya pelajari semalam gak ada yang keluar, aku belajar bahasa Inggris kenyataanya gak ada satu pun yang muncul. lain lagi kawan yang dari jurusan agama dia mengambil formasi guru agama tapi yang di teskan bukan materi agamakatanya malah suruh menghitung matematika. semoga tes ini terlaksana dengan murni terutama kami yang sudah sering ikut dan tidak punya &#8220;mamang&#8221; ini bisa ikut terciduk jadi CPNS. kami mengajak pembaca sekalian untuk bersama-sama berdoa semoga tes CPNS kali ini berhasil dengan baik tanpa &#8216;embel-embel&#8217; dan &#8216;iming-iming&#8217; yang lebih menggiurkan selain hasil murni keringat dan kemampuan otak kita.  kami mohon dari pembaca untuk mendoakan kami. tanks</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anangnurdiyanto.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anangnurdiyanto.wordpress.com&blog=4218018&post=48&subd=anangnurdiyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/12/13/tes-cpns-oku-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a859dda326253d1f6ddeaa1ca8343cf7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anangnurdiyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hakikat Pengelolaan Kelas</title>
		<link>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/11/03/hakikat-pengelolaan-kelas/</link>
		<comments>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/11/03/hakikat-pengelolaan-kelas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 21:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anangnurdiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[campuran]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anangnurdiyanto.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[
A. Hakikat Pengelolaan Kelas
1. Pengertian
Pengelolaan kelas ( classroom management ) berdasarkan pendekatan menurut Weber diklasifikasikan kedalam dua pengertian, yaitu berdasarkan pendekatan otoriter dan pendekatan permisif. Berikut dijelaskan pengertian dari masing-masing pendekatan tersebut
Pertama, berdasarkan pendekatan otoriter pengelolaan kelas adalah kegiatan guru untuk mengkontrol tingkah laku siswa, guru berperan menciptakan dan memelihara aturan kelas melalui penerapan disiplin secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anangnurdiyanto.wordpress.com&blog=4218018&post=24&subd=anangnurdiyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3 style="margin:auto 0;"><a title="permalink to Hakikat Pengelolaan Kelas" href="http://apadefinisinya.blogspot.com/2008/06/hakikat-pengelolaan-kelas.html"><span lang="SV"></span></a><span lang="SV"></span></h3>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">A. Hakikat Pengelolaan Kelas</span></span></strong><span lang="SV"><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>1. Pengertian</strong><br />
Pengelolaan kelas ( classroom management ) berdasarkan pendekatan menurut Weber diklasifikasikan kedalam dua pengertian, yaitu berdasarkan pendekatan otoriter dan pendekatan permisif. Berikut dijelaskan pengertian dari masing-masing pendekatan tersebut<br />
Pertama, berdasarkan pendekatan otoriter pengelolaan kelas adalah kegiatan guru untuk mengkontrol tingkah laku siswa,<span id="more-24"></span> guru berperan menciptakan dan memelihara aturan kelas melalui penerapan disiplin secara ketat ( Weber )<br />
Bagi sekolah atau guru yang menganut pendekatan otoriter, maka dalam mengelola kelas guru atau sekolah tersebut menciptakan iklim sekolah dengan berbagai aturan atau ketentuan-ketentuan zang harus ditaati oleh warga sekolah/ kelas. Walaupun menggunakan pendekatan otoriter, berbagai aturan zang dirumuskan tentu saja tidak hanza didasarkan pada kemauan sepihak dari pengelola sekolah /kelas saja, melainkan dengan memasukan aspirasi dari siswa. Hal ini penting mengingat aturan zang dibuat diperuntukan bagi kepentingan bersama, zaitu untuk menunjang terjadinya proses pembelajaran zang efektif dan efisien.<br />
Kedua pendekatan permisif mengartikan pengelolaan kelas adalah uapaya zang dilakukan oleh guru untuk memberi kebebasan untuk siswa melekukan berbagai aktivitas sesuai dengan zang mereka inginkan. Pengertian kedua ini tentu saja bertolak belakang dengan pendapat pertama. Menurut pandangan permisif, fungsi guru adalah bagaimana menciptakan kondisi siswa merasa aman untuk melakukan aktivitas di dalam kelas, tanpa aharus merasa takut dan tertekan<br />
</span></span><strong><br />
<span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2. Pengelolaan dan Pembelajaran</span></strong><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pengelolaan dan pembelajaran dapat dibedakan tapi memilki fungsi zang sama. Pengelolaan tekannya lebih kuat pada aspek pengaturan ( management ) lingkungan pembelajaran, sementara pembelajaran ( instruction ) lebih kuat berkenaan dengan aspek mengelola atau memproses materi pelajaran. Pada akhirnya dari kedua aktivitas tersebut, keduanya dilakukan dalam rangka untuk mencapai tujuan yang sama yaitiu tujuan pembelajaran<br />
Contoh aspek pengelolaan, jika di dalam kelas terdapat gambar yang di anggap kurang baik atau tidak apada tempatnya untuk ditempelkan di dinding karena akan menggangu konsentrasi siswa dalam belajar, maka guru tersebut memindahkannya dan menempatkan pada tempat yang di anggap paling cocok. Adapun pembelajaran, jika diperoleh siswa yang mengelami kesulitan belajar untuk materi-materi tertentu, maka guru mengidentifikasi sebab-sebabnya, dan membantu siswa mengahadapi kesulitan-kesulitan yang dihadapinya itu<br />
<strong>B. Komponen-Komponen Pengelolaan Kelas</strong><br />
Pengelolaan kelas dilakukan untuk mendukung terjadinya proses pembelajaran zang lebih berkualitas. Oleh karena itu pendekatan atau teori apapun zang dipilih dan zang dijadikan dasar dalam pengelolaan kelas, harus diorientasikan pada terciptanya proses pembelajaran secara aktif dan produktif. Untuk mendukung proses pembelajaran tersebut, maka aunsur-unsur pengelolaan meliputi dua tindakan, yaitu ;<br />
<strong>1. Model tindakan</strong><br />
a.Preventif , yaitu upaya yang dilakukan oleh guru untuk mencegah terjadinza gangguan dalam pembelajaran. Mencegah lebih baik dari pada mengobati. . Implikasi bagi guru melalui kegiatan preventif ini yaitu sedini mungkin guru mengidentifikasi hal-hal atau gejala-gejala zang dianggap akan mengganggu pembelajaran<br />
Beberapa upaya atau keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk mendukung terhadap tindakan prteventis antara lain ;<br />
<strong>1. Tanggap /peka, sikap tanggap ini ditunjukan oleh kemampuan guru secara dini</strong> mampu dengan segera merespon terhadap berbagai perilaku atau aktivitas yang di anggap akan mengganggu pembelajaran atau berkembangnza sikap maupun sifat negatif dari siswa maupun lingkungan pembelajaran lainnya<br />
<strong>2. Perhatian yaitu selalu mencurahkan perhatian pada berbagai aktivitas</strong>, lingkungan maupun segala sesuatu zang muncul. Perhatian merupakan salah satu bentuk keterampilan dan kebiasaan zang harus dimiliki oleh guru.<br />
b. Refrensif, keterampilan refrensif tidak diartikan sebagai tindakan kekerasan seperti halnya penanganan dalam gangguan keamanan. Keterampilan refrensif sebagai salah satu unsur dari keterampilan pengelolaan kelas<br />
c. Modifikasi tingkah laku<br />
• Modifikasi tingkah laku yaitu bahwa setiap tingkah laku dapat diamati. Oleh karena itu bagaimana dengan tingkah laku yang muncul dengan positif, guru memberi respon positif agar kebiasaan baik itu lebih kuat dan dapat dipelihara<br />
• Pengelolaan kelompok, untuk menangani permasalahan hendaknya dilakukan secara kolaborasi dan mengikutsertakan beberapa komponen atau unsur yang terkait<br />
• Diagnisis yaitu suatu keterampilan untuk mencari unsur-unsur yang akan menjadi penyebab gangguan maupun unsur-unsur yang menjadi kekuatan bagi peningkatan proses pembelajaran </span></span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anangnurdiyanto.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anangnurdiyanto.wordpress.com&blog=4218018&post=24&subd=anangnurdiyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/11/03/hakikat-pengelolaan-kelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a859dda326253d1f6ddeaa1ca8343cf7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anangnurdiyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Matematika Bumi dan Matematika langit</title>
		<link>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/11/03/pengertian-matematika-bumi-dan-matematika-langit/</link>
		<comments>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/11/03/pengertian-matematika-bumi-dan-matematika-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 21:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anangnurdiyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[campuran]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[langit]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>
		<category><![CDATA[mtk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anangnurdiyanto.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[
Pengertian Matematika Bumi
Kata &#8220;matematika&#8221; berasal dari kata μάθημα(máthema) dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai &#8220;sains, ilmu pengetahuan, atau belajar&#8221; juga μαθηματικός (mathematikós) yang diartikan sebagai &#8220;suka belajar&#8221;.
Tetapi Matematika dapat didefinisikan sebagai penelitian pola dari struktur, perubahan, dan ruang; tak lebih resmi, seorang mungkin mengatakan adalah penelitian bilangan dan angka. Dalam pandangan formalis, matematika adalah pemeriksaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anangnurdiyanto.wordpress.com&blog=4218018&post=20&subd=anangnurdiyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3 style="margin:auto 0;"><a title="permalink to Pengertian Matematika Bumi dan Matematika langit" href="http://apadefinisinya.blogspot.com/2008/06/pengertian-matematika-bumi-dan.html"></a></h3>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pengertian Matematika Bumi</span></span></strong><span lang="SV"><br />
<span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kata &#8220;matematika&#8221; berasal dari kata </span></span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">μάθημα<span lang="SV">(máthema) dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai &#8220;sains, ilmu pengetahuan, atau belajar&#8221; juga </span>μαθηματικός</span><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> (mathematikós) yang diartikan sebagai &#8220;suka belajar&#8221;.<br />
Tetapi Matematika dapat didefinisikan sebagai penelitian pola dari struktur, perubahan, dan ruang; tak lebih resmi, seorang mungkin mengatakan adalah penelitian bilangan dan angka. Dalam pandangan formalis, matematika adalah pemeriksaan aksioma yang menegaskan struktur abstrak menggunakan logika simbolik dan notasi matematika.<span id="more-20"></span><br />
Dalam sumber yang lain, disebutkan bahwa matematika adalah studi tentang kuantitas, struktur, ruang dan perubahan. Matematika dikembangkan melalui penggunaan abstraksi dan penalaran logis, mulai dari penghitungan, pengukuran dan studi bentuk serta gerak objek fisis.<br />
Jadi Matematika bumi yang kami maksud yaitu matematika yang seperti kita pelajari sejak dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.<br />
Pengertian matematika sendiri sangat sulit didefinsikan secara akurat. Pada umumnya orang awam hanya akrab dengan satu cabang matematika elementer yang disebut aritmatika atau ilmu hitung yang secara informal dapat didefinisikan sebagai ilmu tentang berbagai bilangan yang bisa langsung diperoleh dari bilangan-bilangan bulat 0, 1, -1, 2, &#8211; 2, &#8230;, dst, melalui beberapa operasi dasar: tambah, kurang, kali dan bagi.<br />
Dalam pandangan formalis, matematika adalah penelaahan struktur abstrak yang didefinisikan secara aksioma dengan menggunakan logika simbolik dan notasi matematika; ada pula pandangan lain, misalnya yang dibahas dalam filosofi matematika.<br />
Struktur spesifik yang diselidiki oleh matematikawan sering kali berasal dari ilmu pengetahuan alam, dan sangat umum di fisika, tetapi matematikawan juga mendefinisikan dan menyelidiki struktur internal dalam matematika itu sendiri, misalnya, untuk menggeneralisasikan teori bagi beberapa sub-bidang, atau alat membantu untuk perhitungan biasa. Akhirnya, banyak matematikawan belajar bidang yang dilakukan mereka untuk sebab estetis saja, melihat ilmu pasti sebagai bentuk seni daripada sebagai ilmu praktis atau terapan.<br />
Banyak para pakar matematika, misalnya para pakar Teori Model yang juga mendalami filosofi di balik konsep-konsep matematika bersepakat bahwa semua konsep-konsep matematika secara universal terdapat di dalam pikiran setiap manusia. Jadi yang dipelajari dalam matematika adalah berbagai simbol dan ekspresi untuk mengkomunikasikannya. Misalnya orang Sunda secara lisan memberi simbol bilangan 3 dengan mengatakan &#8220;Tilu&#8221;, sedangkan dalam bahasa Indonesia, bilangan tersebut disimbolkan melalui ucapan &#8220;Tiga&#8221;. Inilah sebabnya, banyak pakar mengkelompokkan matematika dalam kelompok bahasa, atau lebih umum lagi dalam kelompok (alat) komunikasi, bukan sains.<br />
Matematika tingkat lanjut digunakan sebagai alat untuk mempelajari berbagai fenomena fisik yg kompleks, khususnya berbagai fenomena alam yang teramati, agar pola struktur, perubahan, ruang dan sifat-sifat fenomena bisa didekati atau dinyatakan dalam sebuah bentuk perumusan yang sistematis dan penuh dengan berbagai konvensi, simbol dan notasi. Hasil perumusan yang menggambarkan prilaku atau proses fenomena fisik tersebut biasa disebut model matematika dari fenomena.<br />
Ada pendapat terkenal yang memandang matematika sebagai pelayan dan sekaligus raja dari ilmu-ilmu lain. Sebagai pelayan, matematika adalah ilmu dasar yang mendasari dan melayani berbagai ilmu pengetahuan lain. Sejak masa sebelum masehi, misalnya jaman Mesir kuno, cabang tertua dan termudah dari matematika (aritmatika) sudah digunakan untuk membuat piramida, digunakan untuk menentukan waktu turun hujan, dsb.<br />
Sebagai raja, perkembangan matematika tak tergantung pada ilmu-ilmu lain. Banyak cabang matematika yang dulu biasa disebut matematika murni, dikembangkan oleh beberapa matematikawan yang mencintai dan belajar matematika hanya sebagai hobi tanpa memperdulikan fungsi dan manfaatnya untuk ilmu-ilmu lain. Dengan perkembangan teknologi, banyak cabang-cabang matematika murni yang ternyata kemudian hari bisa diterapkan dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir.<br />
Daftar topik dan sub klasifikasi dibawah ini merupakan gambaran matematika secara umum.<br />
Kuantitas<br />
Pada dasarnya, topik dan ide ini menyajikan ukuran jelas dari bilangan atau kumpulan, atau jalan untuk menemukan semacam ukuran.<br />
Bilangan – Bilangan dasar – Pi – Bilangan bulat – Bilangan rasional – Bilangan riil – Bilangan kompleks – Bilangan hiperkompleks – Quaternion – Oktonion – Sedenion – Bilangan hiperriil – Bilangan surreal – Bilangan urutan – Bilangan pokok – Bilangan P-adic – Rangkaian bilangan bulat – Konstanta matematika – Nama bilangan – Ketakterbatasan – Dasar – Sudut Jarum Jam<br />
Perubahan<br />
Topik-topik berikut memberi cara untuk mengukur perubahan dalam fungsi matematika, dan perubahan antar angka.<br />
Aritmatika – Kalkulus – Kalkulus vektor – Analisis – Persamaan diferensial – Sistem dinamis dan teori chaos – Daftar fungsi<br />
Struktur<br />
Cabang berikut mengukur besar dan simetri angka, dan berbagai konstruk.<br />
Aljabar abstrak – Teori bilangan – Geometri aljabar – Teori grup – Monoid – Analisis – Topologi – Aljabar linear – Teori grafik – Aljabar universal – Teori kategori – Teori urutan<br />
Ruang<br />
Topik-topik berikut mengukur pendekatan visual kepada matematika dari topik lainnya.<br />
Topologi – Geometri – Trigonometri – Geometri Aljabar – Geometri turunan – Topologi turunan – Topologi aljabar – Algebra linear – Geometri fraktal<br />
Matematika diskrit<br />
Topik dalam matematika diskrit berhadapan dengan cabang matematika dengan objek yang dapat mengambil harga tertentu dan terpisah.<br />
Kombinasi – Teori himpunan naif – Kemungkinan – Teori komputasi – Matematika terbatas – Kriptografi – Teori Gambar – Teori permainan<br />
Matematika terapan<br />
Bidang-bidang dalam matematika terapan menggunakan pengetahuan matematika untuk mengatasi masalah dunia nyata.<br />
Mekanika – Analisa Numerik – Optimisasi – Probabilitas – Statistik – Matematika Finansial (keuangan) – Metoda Numerik</span></span></span></p>
<p>Konjektur dan teori-teori yang terkenal<br />
Teori terakhir Fermat – Konjektur Goldbach – Konjektur Utama Kembar – Teorema ketidaklengkapan Gödel – Konjektur Poincaré – Argumen diagonal Cantor – Teorema empat warna – Lema Zorn – Identitas Euler – Konjektur Scholz – Tesis Church-Turing<br />
Teori dan konjektur penting<br />
Di bawah ini adalah teori dan konjektur yang telah mengubah wajah matematika sepanjang sejarah.<br />
Hipotesis Riemann – Hipotesis Continuum – P=NP – Teori Pythagorean – Central limit theorem – Teordi dasar kalkulus – Teori dasar aljabar – Teori dasar aritmetik – Teori dasar geometri proyektif – klasifikasi teorema permukaan – Teori Gauss-Bonnet<br />
Dasar dan metode<br />
Topik yang membahas pendekatan ke matematika dan pengaruh cara matematikawan mempelajari subyek mereka.<br />
Filsafat matematika – Intuisionisme matematika – Konstruktivisme matematika – Dasar matematika – Teori pasti – Logika simbol – Teori model – Teori kategori – Logika – Matematika kebalikan – Daftar simbol matematika</p>
<p>Jadi sekarang jelas bahwa Matematika yang seperti ini lah yang kemudian kami sebut sebagai Matematika Bumi.</p>
<p>2.2 Pengertian Matematika Langit<br />
Matematika oleh sebagian orang lebih banyak dikenal sebagai disiplin ilmu yang tidak memiliki kaitan dengan keislaman. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa matematika merupakan ilmu yang dihasilkan oleh orang-orang Barat sehingga di dalamnya jauh dari nilai-nilai spiritual. Bahkan, ada juga pihak instansi/lembaga pendidikan “Islam” yang tidak membolehkan matematika untuk diajarkan kepada anak didiknya. Inilah sekilas fakta yang masih menjangkiti masyarakat di sekeliling kita. Benarkah statemen yang demikian?<br />
Sesungguhnya matematika itu memiliki hubungan yang sangat erat dengan tradisi spiritual umat Islam, akrab dengan al-Qur’an, dan tentunya matematika juga dapat dijadikan sebagai “jalan” menuju pencapaian manfaat-kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat.<br />
Matematika berada pada posisi di antara dunia nyata dan dunia ghaib. Matematika tidak berada di dunia nyata sehingga objek matematika bersifat abstrak dan tidak berada di dunia ghaib sehingga objek matematika bukan suatu “penampakan”. Membawa objek dunia nyata ke dalam bahasa matematika disebut dengan abstraksi dan mewujudkan matematika dalam dunia nyata disebut aplikasi. Dengan demikian, maka matematika bersifat “setengah nyata dan setengah gaib”. Untuk memahami objek yang nyata diperlukan pendekatan rasionalis, empiris, dan logis. Sedangkan untuk memahami objek yang gaib diperlukan pendekatan intuitif, imajinatif, dan metafisis. Kekuatan utama dalam matematika justru terletak pada imajinasi atau intuisi yang kemudian diterima setelah dibuktikan secara logis atau deduktif.<br />
Matematika langit mengajarkan bahwa harta yang kita miliki itu adalah anugerah Tuhan. Tuhan menyuruh manusia untuk bekerja keras dan Tuhan akan memberi menurut kehendak Nya sesuai dengan rumus-rumus matematika langit.<br />
Menurut hitungan matematis,orang yang punya uang sepuluh juta rupiah kemudian diambil lima juta untuk membantu biaya sekolah anak-anak yatim maka uangnya yang tersisa hanya tinggal lima juta rupiah. Jika orang itu kemudian mempunyai pola perilaku tetap yaitu selalu memberikan separoh hasil usahanya untuk membantu orang lain yang kesulitan, maka menurut hitungan matematis ia pasti lambat kayanya dibanding jika ia tidak suka memberi. Jika ia menjadi kaya 10 tahun kemudian, maka logikanya jika tidak suka memberi, ia sudah bisa menjadi orang kaya lima tahun lebih cepat.<br />
Tetapi realitas kehidupan sering berbicara lain. Orang yang suka memberi (bersedekah) justru lebih cepat kaya sementara orang yang kikir usahanya sering tersendat-sendat. Sama halnya orang dagang yang selalu mengambil keuntungan dengan margin tertinggi justru kalah bersaing dengan pedagang yang mengambil keuntungan dengan margin rendah. Kenapa ?, karena hidup itu bukan hanya matematis, ada matematika bumi dan ada matematika langit. Orang yang keukeuh (bertahan; sunda) dengan hitungan matematis dalam interaksi sosial tanpa disadari ia justru kehilangan peluang non teknis yang nilainya tak terukur secara matematis, yaitu berkah.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anangnurdiyanto.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anangnurdiyanto.wordpress.com&blog=4218018&post=20&subd=anangnurdiyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anangnurdiyanto.wordpress.com/2008/11/03/pengertian-matematika-bumi-dan-matematika-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a859dda326253d1f6ddeaa1ca8343cf7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anangnurdiyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>